Kamis, 21 Maret 2013

Pengenalan Elektro

Teknik elektro adalah salah satu bidang ilmu keteknikan, yang mempelajari tentang dunia kelistrikan dan penerapannya, diantaranya telekomunikasi, elektronika rumah tangga, kecerdasan buatan(robotika), kontrol industri, tenaga listrik, elektromagnetik, komputer, dan masih banyak lagi.
dibandinkan dengan disiplin ilmu yang lain, teknik elektro merupakan disiplin ilmu yang memiliki tingkat perkembangan paling cepat. hal ini dikarenekan tingginya jumlah permintaan pasar terhadap hasil-hasil dari aplikasi teknik elektro yang berdampak pada semakin ditingkatkannya berbagai penelitian-penelitian dibidang elektro serta didukung pula oleh pertumbuhan teknologi dunia elektronika, seperti komputer, TV, Handphone, peralatan rumah tanggah berbasis elektronik, dan masih banyak lagi.
kalau kita berbicara tentang dunia elektro maka kita tidak akan jauh-jauh dari istilah listrik. apa sih listrik itu? siapa penemunya? (semua kita akan bahas di sini).


Foto Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro 2011 UNISSULA Semarang
Listrik adalah salah satu bentuk energi yang tersimpan dalam bentuk magnet, muatan elektron, kimia, dan lain-lain. Untuk mengetahui suatu benda bersifat listrik maka kita hanya bisa mengenalnya dengan gejala yang ditimbulkan dari benda tersebut. material atau benda yang bisa menghantarkan arus listrik disebut konduktor, sedangkan yang tidak bisa menghantarkan arus listrik disebut isolator.
contoh konduktor adalah besi, tembaga, perak, dan alumunium.sedangkan sontoh isolator adalah plastik, kayu, kertas, dan kaca. 
Listrik telah ada sejak awal Jagad Raya itu sendiri. Sebelum kehidupan pada planet bumi muncul, lebih dari empat trilyun tahun lalu, sambaran-sambaran petir menerangi langit. Petir adalah salah satu dari bentuk perwujudan dramatik di alam yang kita kenal sebagai listrik itu.
Listrik mula-mula diselidiki oleh orang Yunani Kuno, kurang lebih 6.000 tahun Sebelum Masehi. Mereka mengamati batu ambar yang mampu menarik benda-benda ringan setelah batu tersebut digosokkan pada selembar kain wol. Batu ambar yang digosok dengan wol dikatakan mempunyai muatan listrik.
Pada awalnya keperluan percobaan, orang menghasilkan listrik sendiri, dengan menggosokkan benda tertentu. Sekitar tahun 1600-an dalam bukunya ”de magnete”, William Gilbert (1544-1603) menunjukkan adanya gaya magnet dan listrik yang misterius. Dialah yang pertama menggunakan nama “electric”, dan barangkali yang membuat alat listrik pertama yang disebut “versorium”.
Pada tahun 1767, Joseph Priestley (1733-1804) sebelum menjadi terkenal sebagai penemu oksigen, menulis sejarah listrik dalam bukunya “The History and Present State of Electricity”.
Charles de Coulomb (1736-1806) mempelajari tingkah laku muatan listrik, dan mengusulkan apa yang disebut “Hukum Pangkat Dua” yaitu gaya tarik atau tolak dua benda bermuatan listrik berubah menurut perbandingan pangkat dua jaraknya, nama Coulomb kemudian dipakai untuk nama satuan muatan listrik, yang memiliki singkatan "C". Simbol Q digunakan dalam persamaan untuk mewakili kuantitas listrik atau muatan. Contohnya, "Q=0,5 C" berarti "kuantitas muatan listrik adalah 0,5 coulomb".
di bawah ini adalah beberapa unit-unit satuan dalam elektro.





















Wajah dunia hari ini tidak akan pernah seperti yang terlihat hari ini tanpa penemuan besar berbagai perangkat yang memanfaatkan energi listrik. Thomas Alfa Edison adalah salah satu ilmuwan yang banyak memanfaatkan energi listrik untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Berkat penemuannya Bola Lampu Listrik pada tahun 1879 yang digunakan sebagai penerangan pertama kali di Kota Newyork, sejak saat itulah wajah dunia berubah. Perkembangan dunia elektro semakin luas dan hingga kini dibagi menjadi beberapa cabang ilmu.
Thomas alva edison
 

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar